Warung Kopi Purnama bukan sekadar tempat ngopi, tapi sudah jadi bagian dari sejarah dan budaya Kota Bandung. Berdiri sejak tahun 1930 dan masih eksis sampai sekarang, Purnama dikenal sebagai kedai kopi tertua di kota ini. Dari awal, tempat ini punya filosofi yang cukup dalam terinspirasi dari bulan purnama yang paling terang, bulat, dan sempurna. Filosofi itu mereka bawa dalam setiap rasa, suasana, dan pelayanan.
Menu
Warung Kopi Purnama pertama kali beroperasi pada 1930 dan tetap bertahan hingga saat ini. Selama 95 tahun, kedai kopi ini telah dipegang oleh empat generasi dan melewati beberapa zaman. Namun, hampir tak ada yang berubah dalam kurun waktu tersebut. Pemiliknya masih memakai resep keluarga serta tetap memilih menu tambahan yang tidak terlalu modern. Pengunjung juga masih bisa melihat interior ruangan bagian depan yang bergaya Belanda-Cina, sama seperti dulu.
Kedai kopi tertua di Bandung ini pertama kali dibangun oleh pria keturunan Cina bernama Jong A Tong yang menikah dengan perempuan dari Medan. Ia sebelumnya menetap di Medan dan membuka usaha di Kota Ketua. Lalu, ia pindah ke Tangerang sampai akhirnya 1927 menetap di Kota Kembang. Di kota ini, ia membuka warung kopi sederhana yang awalnya bernama Tjhiang Shong She yang berarti Silakan Mencoba. Warung kopi itu juga menjadi tempat tinggal keluarganya.
Pendiri
Generasi Kedua
Generasi Ketiga